Pesta topeng merupakan sebuah tradisi yang diturunkan oleh leluhur dari bangsa Eropa, yang kemudian menjadi sebuah tradisi yang kerap kali digunakan oleh semua kalangan. Di Eropa, pesta topeng lebih dikenal dengan nama Masquerade Party Ball, yang diperuntukan bagi kaum bangsawan.

Baca juga: Halloween, Tradisi “Membangkitkan Arwah” yang Menjadi Trend di Dunia

Masquerade Party Ball banyak berkembang di wilayah Venice, namun untuk pesta topeng sendiri mulai menyebar dan dikenal pada abad ke -16, pada zaman Renaissance. Penggunaan topeng dalam ajang pesta ini pun dimaksudkan untuk menunjukan sisi misterius dari para tamu yang hadir. Hal ini pun akan membuat para tamu undangan penasaran dengan wajah-wajah tampan maupun cantik dibalik topeng yang digunakan.

Perayaan pesta topeng di Eropa diselenggarakan setiap bulan Februari, dengan tamu undangannya merupakan anggota komunitas yang sudah terdaftar. Penyebaran tentang budaya dan tradisi pesta topeng ini pun mulai menyebar. Kini pesta topeng tidak hanya diperuntukan bagi kaum bangsawan dan orang-orang kalangan atas saja.

Penyebaran pesta topeng pun dibawa oleh orang-orang Prancis dan Itali ke negaranya masing-masing. Hingga pada abad ke-18, pesta topeng mulai masuk ke wilayah Amerika Serikat. Pengenalan pesta topeng di Amerika Serikat diawali dengan New Orleans.

Berdansa, menari, hingga bernyanyi pun merupakan rangkaian dari pesta topeng yang kerap kali diadakan. Uniknya dari pesta topeng yang diadakan adalah setiap pasangan yang berdansa tidak mengetahui siapa pasangan dansanya karena wajah mereka harus ditutupi dengan topeng.

Menjual sisi misterius dari pesta topeng, para tamu undangan yang hadir pun tidak diharuskan saling mengenal satu sama lain. Mempublikasikan identitas diri bukanlah kewajiban dari setiap tamu undangan yang menghadiri pesta. Bahkan, kebanyakan dari para tamu undangan kerap kali menyembunyikan dan mengada-ada tentang identitas mereka. Para tamu undangan pun seolah tidak mempermasalahkan kebohongan atas identitas diri dari lawan bicaranya. Hal itu dianggap wajar.

Baca juga: Ada 2 Jenis Perselingkuhan, Kenali Sebab dan Akibatnya!

Pesta topeng mengajarkan bahwa kedudukan, pangkat, maupun harta bukanlah unsur yang bisa membedakan satu dengan yang lainnya. Kepiawaian mengolah kata dan mengajak rekan bicara untuk lebih dekatlah yang dianggap sebagai tolak ukur dari kecerdasan seseorang. Pesta topeng mengajarkan bahwa setiap individu berhak atas segala sesuatu yang sama dan setara, tidak dibedakan melainkan satu kesatuan. Saat berada di lantai dansa pun para tamu undangan membaur satu sama lainnya, dengan sisi misterius dan penasaran akan sosok dibalik topeng rekan dansa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here