Mantan Menteri ESDM dan Menteri Pertahanan, Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MSc. MA. PhD. semenjak pensiun dari jabatannya, saat ini beliau masih aktif sebagai Guru Besar Tetap Institut Teknologi Bandung (ITB), menjadi Co-Founder sekaligus pengajar di Universitas Pertahanan (Unhan) BSD, dan Founder Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) yang berdiri sejak tanggal 16 Juni 2016, dan juga masih aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil hingga saat ini.

Perjalanan karir Bapak Purnomo Yusgiantoro diawali saat dirinya menuntut ilmu di ITB dan lulus di tahun 1974. Lalu pendidikan beliau lanjutkan ke Colorado School of Mines dengan gelar Master of Science, kemudian dari Colorado University di USA Bapak Purnomo mengambil Master Economics dan mendapat gelar doctor ekonomi sumber daya alam.

15 tahun menjadi menteri membuat Bapak Purnomo Yusgiantoro mendapat rekor MURI sebagai menteri paling lama setelah era reformasi. Pernah pula mendapat Tanda Kehormatan tertinggi setelah Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Mahaputra Adipradana.

Piagam Penghargaan Rekor MURI Sebagai Menteri yang Menjabat di 4 Masa Pemerintahan Presiden Secara Berturut-turut

Selama perjalanan karirnya, Bapak Purnomo memiliki beberapa jabatan diantaranya menjadi Menteri Pertahanan selama 5 tahun, Menteri Pertambangan dan Energi 10 tahun sejak jaman Gus Dur, Ketua Dewan Komisaris Pertamina dan menjadi staf khusus menteri, gubernur, sekjen, presiden dari OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dari tahun 1995 sampai 2004. Dan beliau juga pernah menjadi wakil gubernur di Lemhannas.

Banyaknya kegiatan dari prestasi yang dimiliki, tentu saja Bapak Purnomo Yusgiantoro memiliki cara khusus untuk menjaga agar tubuh dan pikirannya tetap segar dan terhindar dari stres yang berlebih. Beliau selalu rutin melakukan olahraga setidaknya 2 minggu sekali di PKO (Pusat Kebugaran Olahraga) Dr. Sadoso, seperti aerobik, stretching, taichi dan lain sebagainya.

Tidak hanya rutin melakukan olahraga, ternyata Bapak Purnomo Yusgiantoro punya hobi lain yang Beliau petik hikmah baik dari hobinya dan diterapkan dalam kehidupannya. Beliau hobi main catur sejak kecil, dari permainan catur kemudian belajar strategi hidup. “Karena main catur kita mesti tahu kekuatan kita, kita mesti tahu kekuatan lawan kita. Jadi dengan main catur itu kita mengatur strategi kita langkah apa yang harus dilakuin untuk supaya menang. Strategi itu yang saya terapkan dalam hidup.” Ungkap Bapak Purnomo.

Bapak Purnomo Yusgiantoro

Terjun di dunia pemerintahan, Bapak Purnomo Yusgiantoro pernah memiliki cerita unik saat dirinya berkunjung ke Negara Irak dan akan bertemu dengan Presiden Irak, Saddam Hussein. Saat Bapak Purnomo sampai ke Irak lalu menyambangi hotel yang akan beliau tempati selama singgah di sana, ketika dalam perjalanan dari hotel menuju ke tempat di mana Saddam Hussein berada, mata Bapak Purnomo ditutup selama perjalanan.

Hal ini dimaksudkan agar tidak ada satu pun yang melihat proses perjalanan menuju Saddam Hussein seperti apa. Penutup mata Bapak Purnomo baru dibuka saat beliau sudah berada di depan Saddam Hussein, ini menjadi cerita unik yang masih beliau ingat sampai sekarang.

Sebagai mantan menteri yang kini aktif di dunia pendidikan dengan mengajar di kampus ITB dan Universitas Pertahanan, ada wejangan khusus yang Bapak Purnomo Yusgiantoro sampaikan untuk para kaum muda di luar sana. “Bertakwa kepada Allah SWT itu penting, selama ada kesempatan membekali diri dengan pendidikan setinggi mungkin. Jadi membuat diri kita sebagai Human Capital. Jangan lelah berkarya. Belajar sambil bekerja, bekerja sambil belajar.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here