Bagi pecinta film romansa era 70-an tentu masih lekat di ingatan dengan film Puspa Indah Taman Hati. Di perankan oleh Rano Karno dan Yessy Gusman menceritakan tentang kisah perjalanan cinta sepasang anak muda yang populer di eranya.

Puspa Indah Taman Hati adalah film Indonesia tahun 1979 disutradarai oleh Arizal, film ini merupakan kelanjutan dari Novel Gita Cinta dari SMA karya Eddy D Iskandar yang ditulis pada pertengahan tahun 80-an. Meski pun novel tersebut sudah di terbitkan lebih dari 35 tahun yang lalu tetap saja kisah romansa di dalamnya selalu bikin rindu untuk kembali di simak.

Film Puspa Indah Taman Hati

Lengkapnya, film Puspa Indah Taman Hati berkisah tentang perjumpaan seorang mahasiswa Seni Musik bernama Galih Rakasiwi dengan seorang mahasiswi cantik dari fakultas Seni Rupa bernama Marlina, yang benar-benar mirip dengan bekas kekasih Galih yang bernama Ratna. Sebelumnya, Galih dan Ratna yang sempat menjalin kasih harus merelakan kisah cinta mereka kandas di tengah jalan dengan kebimbangan.

Dalam kisah Puspa Indah Taman Hati juga diceritakan betapa Galih akhirnya memperjuangkan Marlina meski pun Galih sempat terseret arus masa lalu bersama Ratna. Namun semua dilakukan Galih dengan penuh pengorbanan dan memilih Marlina sebagai pelabuhan cintanya. Galih dan Marlina merupakan dua mahasiswa kesenian di Jakarta, latar tempat dalam film Puspa Indah Taman Hati menggunakan tempat yang sebenarnya berlokasi di kampus Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta yang sekarang bernama Institut Kesenian Jakarta.

Baca juga: Ratapan Anak Tiri Pelopor Film Sedih di Indonesia

Suksesnya film Puspa Indah Taman Hati lahir dari ide cemerlang seorang Eddy D Iskandar yang namanya tercatat sebagai novelis populer di kalangan remaja pada tahun 1977. Hanya dalam waktu satu minggu, novel karya Eddy D Iskandar naik cetak ulang, begitu juga ketika dijadikan sebuah film selalu menjadi film box office. Bahkan Eddy dianggap sebagai pelopor lahirnya buku-buku novel remaja dan film remaja yang terus bertahan hingga kini tanpa tergerus perkembangan zaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here