Rachel Vennya gelar pameran seni Raven Is Odd dengan tema Mental Issue (Foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)
Rachel Vennya gelar pameran seni Raven Is Odd dengan tema Mental Issue (Foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)

Mendengar nama Rachel Vennya tentu tak lepas dari ketenarannya di salah satu media platform, instagram. Kali ini, isteri dari Niko Al-Hakim membuat sebuah kejutan kepada para penggemarnya dengan menyelenggarakan sebuah pameran karya seni. Bersama dengan Raven Is Odd, Rachel menyediakan wadah bagi para pelaku seni dengan mengangkat tema kesehatan, yakni Mental Issue.

Raven Is Odd merupakan sebuah multi-platform perusahaan kreatif yang berhubungan dengan gaya hidup dan juga seni bagi siapapun. Dengan mengangkat tema mental issue, Rachel Vennya pun membagikan kisah dan persiapannya terhadapt pameran seni yang ia wujudkan.

“Awalnya ini memang tugas akhir saya, saya ambil tugas non skripsi. Kebetulan saya jurusan Performing Arts Communication jadi dilatih untuk membuat sebuah event. Kenapa akhirnya memilih tema ini karena saya ingin mengedukasi teman-teman dan saya sendiri. Saya jadi ingin belajar dan penasaran. Saya jadi banyak tau hal yang mulanya tidak tau jadi tau. Melalui event ini saya jadi lebih mengerti tentang isu tersebut.” Ungkap Rachel Vennya selaku Founder dari Raven Is Odd.

Rachel Vennya Gelar Pameran Raven Is Odd, Mengangkat tema tentang Mental Issue (Foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)
Rachel Vennya Gelar Pameran Raven Is Odd, Mengangkat tema tentang Mental Issue (Foto: Kabarsidia/NURULTRYANI)

Melalui pameran seni ini, Rachel Vennya juga mengambil andil dalam penentuan konsep, riset serta pengenalan lebih jauh terkait tema yang diangkat. Sedikitnya 12 karya seni akan ditampilkan dengan mengangkat tema mental issue.

Nantinya para pengunjung yang datang ke event Raven Is Odd diberikan kebebasan berekspresi dan mengartikan sendiri maksud dari instalasi yang disuguhkan kepada para pengunjung. Rachel tidak hanya ingin para pengunjung datang untuk sekedar berfoto saja, namun belajar dan mengenal lebih dekat dengan isu kesehatan yang sedang gencar mendapat perhatian.

“Teman-teman yang datang nanti diberikan kebebasan untuk berasumsi masing-masing dari tiap ruang dan instalasi yang ada. Di dalam sana nanti juga akan dibantu dan diberikan penjelasan dari tiap instalasi.” lanjutnya.

Pameran seni dari Raven Is Odd sendiri akan berlangsung selama kurang lebih 2 bulan, terhitung hari ini (2 Agustus 2019) hingga 29 September 2019 mendatang. Untuk dapat menikmati hasil karya tersebut para pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp100,000 untuk weekdays dan Rp135,000 untuk weekend.

Salah satu instalasi Raven Is Odd yang mengangkat tema Mental Issue (foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)
Salah satu instalasi Raven Is Odd yang mengangkat tema Mental Issue (foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)

Dengan waktu pemeran yang cukup lama, persiapan dan riset diperlukan oleh Rachel dan tim. Menurut Yendrima selaku Art Visual dan Personal Director dari Raven Is Odd mengungkapkan proses tersebut cukup lama. Terlebih konsep ini sebelumnya tidak diketahui oleh Yendrima.

“Persiapan ini sebenarnya sejak bulan April lalu, konsep awal aku tidak tahu akan seperti apa. Rachel meminta dan mengajak aku untuk membuat sebuah karya yang ternyata mengangkat tema mental issue. Aku riset dari berbagai sumber mulai dari buku, artikel hingga teman-teman aku yang kuliah jurusan Psikolog. Tetapi disini tidak semuanya kita wujudkan sama persis seperti yang diceritakan, karena setiap orang memiliki pengalaman dan persepsi yang berbeda. Jadi aku hanya menggambarkan dan memvisualkan dari apa yang aku bayangkan dan aku gambarkan berdasarkan riset yang aku lakukan.” Ungkap Yendrima selaku Art Visual Raven Is Odd.

Salah satu instalasi Raven Is Odd yang mengangkat tema Mental Issue (foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)
Salah satu instalasi Raven Is Odd yang mengangkat tema Mental Issue (foto: KABARSIDIA/NURULTRYANI)

Bukan hanya berupa pameran karya seni saja, Raven Is Odd juga menyediakan berbagai hal menarik mulai dari konser musik, lounge, hingga menghadirkan pembicara yang kompeten dalam bidang mental issue dan juga seni.

“Akan ada talk show dan work shop dari para komunitas-komunitas yang peduli terhadap mental issue. Namun untuk waktunya kami masih memikirkan karena kami masih fokus di exhibition ini. Kami masih cari tanggal dan waktu yang pas untuk acara talk show maupun work shop.” Jelas Rachel Vennya.

Melalui event ini, Rachel Vennya juga menaruh harapan besar untuk bisa melakukan pameran seni ini ke seluruh Indonesia. Raven Is Odd akan berlangsung mulai 2 Agustus hingga 29 September 2019, yang berlangsung di Kuningan City.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here