Salah satu pelopor munculnya film bergenre melonkolis di Indonesia yakni Shandy Suwardi Hassan dalam karyanya Ratapan Anak Tiri, menjadi tolak ukur para produser maupun sutradara untuk memproduksi film dengan genre yang sama. Tepatnya tahun 1973, Shandy menyutradarai film Ratapan Anak Tiri yang sukses dipasaran.

Baca juga: “Bang Satenya Bang,” Horor Suzanna Siap Menghantui Kamu!

Film ini menceritakan tentang nasib menyedihkan dari kedua anak tiri yang dianiaya oleh ibu tirinya. Setiap hari kedua anak tersebut hanya diberi makanan sisa, dipukul setiap melakukan kesalahan, dianggap sebagai seorang pembantu di rumahnya sendiri, hingga diharuskan tidur di luar rumah.

Kekejaman ibu tiri tersebut yang sukses membuat para penonton ikut kesal dan merasakan kepedihan yang dialami oleh kedua anak malang tersebut. Sang ibu tiri hanya mencintai ayah dari kedua anak malang tersebut, tanpa mempedulikan dirinya.

Film ini diperankan oleh Soekarno M. Noor yang berperan sebagai Ayah yang bernama Yuwono dari kedua anak malang tersebut. Sementara peran antagonis Ibu tiri yang bernama Ningsih diperankan oleh Tanty Yosepha.

Kejahatan Ningsih ini bermula ketika Yuwono ditangkap oleh polisi dan dipenjara karena difitnah oleh rekan kantornya sendiri. Sejak Yuwono dipenjara itulah, Ningsih mulai menyiksa kedua anak Yuwono, Netty (Dewi Rosaria Indah) dan Susy (Faradilla Sandy).

Karya Shandy Suwardi ini pun sukses mencuri perhatian masyarakat hingga akhirnya film Ratapan Anak Tiri ini dibuat kedalam beberapa versi. Lahirlah sekuel Ratapan Anak Tiri dalam beberapa versi yaitu Ratapan Anak Tiri 2 (1980) dan Ratapan Anak Tiri 3.

Baca juga: Tora Sudiro – Ditantang Efek Khusus Saat Editing Film “Gila Lu Ndro!”

Film ini berhasil menghipnotis penonton dengan tercatat sebanyak 467,831 sejak diputarnya film pertama ini. Ratapan Anak Tiri juga berhasil meraih penghargaan piala FFI (Festival Film Indonesia) tahun 1974 sebagai film terlaris. Tidak hanya itu saja, akting Faradilla Sandy juga berhasil mencuri perhatian dan meraih penghargaan FFI sebagai Artis Cilik Terbaik.

Shandy Suwardi pun menjadi saksi dari suksesnya para aktor dan aktris yang lahir dari film melonkolisnya ini. Nama Faradilla Sandy, Tanty Yosepha serta Dewi Rosaria Indah ini menjadi pertimbangan beberapa produser dan sutradara untuk melibatkan mereka dalam projeknya.

Kesuksesan film Ratapan Anak Tiri ini pun juga turut melahirkan karya-karya baru, salah satunya yang dilakukan oleh penyanyi dangdut Indonesia, Iis Dahlia. Iis Dahlia juga merasakan kesuksesan film ini dengan merilis sebuah lagu yang memilki makna sangat mendalam. Lagu tersebut juga diberi judul yang sama dengan film karya Shandy Suwardi ini.

Diantara kalian, siapa yang sempat menonton film ini dan nangis tersendu-sendu?

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here