Rumah makan (RM) atau restoran Handayani, bisnis kuliner yang sudah berusia lebih dari 50 tahun ini masih konsisten dengan menu makanannya, yakni menu masakan Indonesia. Kehadirannya di tengah-tengah gempuran menu masakan western di Indonesia, tidak menyurutkan RM Handayani dalam mengembangkan bisnis kulinernya.

Baca juga: Nikmati Sensasi Makan di Restoran Mistis, Lara Djonggrang Menteng

Berdiri sejak tahun 1961, RM Handayani di dirikan oleh Ibu Kasni, yang mempelopori menu masakan Indonesia di rumah makannya. Saat itu, RM Handayani di dirikan dengan nama Depot Han, yang terletak di Taman Hiburan Rakyat, Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya.

Ibu Kasni tak sendiri dalam mengelola rumah makannya, ia dibantu oleh anak dan juga menantunya, Hanafie Surja dan Inawatie. Bantuan dari anak dan menantunya ini pun ia butuhkan sejak makin ramainya pengunjung yang singgah untuk makan di rumah makannya.

Memasuki tahun 1970’an, Depot Han berhasil menjadi salah satu tempat makan khas Indonesia yang paling populer di Indonesia Timur. Pada saat itulah Hanafie Surja dan Inawatie mencoba merubah nama Depot Han menjadi Rumah Makan Handayani.

Kenikmatan menu makanan yang disajikan di RM Handayani, membuat para pelanggan tidak segan untuk kembali lagi dan mencicipi berbagai macam menu makanan di RM Handayani. Ini membuktikan bahwa, RM Handayani mampu bersaing dengan para pendatang rumah makan lainnya, yang mengedepankan menu dari berbagai daerah hingga dunia.

Tahun 1980’an, RM Handayani memutuskan untuk pindah ke lokasi yang lebih besar dan luas. Hanafie memutuskan untuk menempatkan RM Handyani di Jalan Kertajaya. Pindahnya RM Handayani ke lokasi yang lebih besar dan luas ini juga turut di dukung dengan pembangunan eksterior maupun interior dari RM Handayani.

RM Handyani konsisten pada rumah makannya dengan mengedepankan karakteristik yang sama, yakni menjaga tradisi Indonesia. RM Handayani memiliki desain aristektur yang menggunakan warna-warna alami, aksesoris dengan kayu dan meubel, hingga corak-corak khas Indonesia.

Saat ini, RM Handayani sudah di pegang dari generasi ke generasi berbeda. Generasi ini merupakan anak-anak dari Hanafie dan Inawatie. Kerap kali generasi dari RM Handayani dikenal dengan nama ‘Lima Pandawa’. Kelima anak dari Hanafie dan Inawatie ini pun meneruskan usaha yang di rintis oleh Ibu Kasni dengan manajemen yang berbeda-beda.

Meskipun demikian, Lima Pandawa tersebut tidak menghilangkan konsep dan karakteristik dari RM Handayani, yaitu mengedepankan tradisi Indonesia. Hal ini di dukung dengan berhasilnya RM Handayani dalam mendapatkan penghargaan, Surabaya Restaurant Award untuk kategori “5 Besar Rumah Makan dengan Masakan Indonesia.”

Baca juga: The Lake House Cisarua, Sensasi Kuliner di Tengah Hutan Pinus

Kini, RM Handayani telah tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Sidoarjo, Yogyakarta, Sidoarjo, hingga Jakarta. Menu andalan yang bisa di nikmati di RM Handayani adalah ayam goreng khas Handayani. Ayam goreng ini dibumbui dengan bumbu kuning yang kaya akan bumbu dan rempah khas Indonesia. Selain ayam goreng khas Handayani, Anda juga bisa menikmati makanan khas Indonesia lainnya, seperti tumis lurjuk, iga bakar kecap bumbu, kul nenek masak pedas, tahu telor, hingga es puter dan es potong handayani. Tertarik untuk menikmati sajian masakan Indonesia di RM Handayani?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here