Review film Dolittle
Review film Dolittle

Dolittle merupakan sebuah film Sci-Fi kolosal yang sudah menarik perhatian publik sejak trailer resminya di rilis. Pasalnya film ini dibintangi oleh sejumlah aktor hebat, seperti Robert Downey Jr, Rami Malek, Kumail Nanjiani dan masih banyak lagi. Seperti apakah film yang diperankan oleh Robert Downey Jr ini? Yuk simak review kabarsidia dibawah ini

  • Sinopsis

Berkisah tentang perjalanan karir seorang dokter hewan bernama Dr. Dolittle (Robert Downey Jr.) yang memiliki kemampuan berbicara dengan hewan. Suatu ketika ia diminta untuk bekerja sebagai dokter untuk Ratu Victoria di Inggris.

Dalam perjalanannya, Dr. Dolittle bertemu dan jatuh cinta dengan Lily (Kasia Smutniak). Keduanya pun memutuskan untuk menikah. Sama seperti Dr. Dolittle, Lily juga memiliki jiwa petualang yang hebat. Hingga suatu hari Lily memutuskan untuk berpetualang menggunakan kapal Dr. Dolittle untuk mencari Pohon Eden. Namun ketika dalam perjalanan, Lily mendapat serangan badai besar yang mengakibatkan Lily tenggelam dan meninggal dunia.

Review film Dolittle
Review film Dolittle

Dr. Dolittle pun terpukul atas kepergian istrinya. Ia pun memutuskan untuk menutup dan berhenti untuk mengobati hewan yang sakit atau terluka. Namun semuanya berubah ketika seorang remaja laki-laki bernama Stubbins (Harry Collett) mendatangi rumah Dolittle.

Bukan hanya Stubbins saja yang berhasil menembus kediaman Dr. Dolittle. Lady Rose (Carmel Laniado) dari pihak Kerajaan juga berhasil menembus kediaman Dr. Dolittle yang tertutup. Lady Rose memberitakan bahwa sang ratu (Jessie Buckley) sedang sakit parah.

Bagaimanakah keputusan dan petualangan Dr. Dolittle dalam menyelamatkan sang ratu? Akankah ia berhasil menyelamatkan nyawa sang ratu?

  • Alur Cerita

Film ini mengawali pembukaannya dengan sebuah dongeng animasi asal usul dan sejarah singkat dari Dr. Dolittle. Sepanjang animasi ini dikemas cantik dan nyaman untuk dilihat. Kemudian alur berpindah langsung dengan kisah nyata dan menyedihkan dari Dr. Dolittle.

Secara alur cerita sejak awal hingga akhir, film ini sangat menghibur dan tidak membosankan. Tiap dialog maupun konflik di kemas dengan cara yang elegant dan berwarna. Jokes yang ditawarkan dari film ini juga sangat sederhana dan menyasar kepada bahasa milenial.

Penggambaran sosok dokter yang frustasi pun nampak cocok dengan kekacauan wajah Robert Downey Jr di pembukaan film. Secara keseluruhan, Stephen Gagham, Dan Gregor dan tim penulis lainnya sukses membuat film ini menarik dan nyaman untuk di tonton.

  • Karakter dan Pemeran

Pemilihan Robert Downey Jr. sebagai Dr. Dolittle kali ini bisa dibilang sukses. Dalam artian, Downey berhasil keluar dari karakter Iron Man yang melekat pada dirinya. Berperan sebagai seorang dokter hewan yang memiliki kemampuan hebat, Downey tampil dengan apik dan asik di sepanjang film. Ya meskipun ada beberapa bagian dialog yang terlihat seperti dubbing. Tetapi hal itu masih bisa tertolong dengan cerita yang unik dan ringan.

Review film Dolittle
Review film Dolittle

Karakter menggemaskan jatuh kepada Chee-Chee atau gorilla penakut yang diperankan oleh Rami Malek. Hewan yang dikenal sebagai hewan besar menyeramkan ini justru dikemas berbanding terbalik. Chee-Chee menjadi gorilla penakut yang menggemaskan.

Selain itu, karakter lainnya seperti Polynesia (burung kakak tua/Emma Thompson), Dab-Dab (bebek/Octavia Spencer), Yoshi (beruang kutub/John Cena), serta Plimpton (burung unta/Kumail Nanjiani) sangat menghibur dan tak henti membuat tawa dari jokes dan dialog yang dikeluarkan.

  • Sinematografi

Untuk hal sinematografi dari film ini lagi-lagi harus diacungi jempol. Efek CGI, animasi maupun penggambaran dari karakter hewan-hewan ini dibuat dengan total dengan visual yang ciamik. Coba bayangkan bagaimana repotnya mengambil mimik wajah para pemain, kemudian harus dikemas ke dalam visual hewan dengan efek CGI. Ribet jelas tapi ini keren.

Tidak hanya itu saja, detail dari kastil, rumah hingga kapal Dr. Dolittle di film ini juga patut diapresiasi. Semua unsur yang ada di film ini menyatu dan bersinergi dan menghasilkan film dengan tone sejuk, cerita menarik, jokes tidak berlebihan serta dukungan para pemain satu sama lainnya.

Secara keseluruhan film ini asik sekali untuk di tonton bersama anak, saudara, kerabat dan siapapun di segala umur. Konflik yang disajikan ini masih dapat diterima oleh anak-anak. Unsur yang terpenting adalah visual yang luar biasa dan memanjakan mata. Untuk score, film ini sangat layak mendapatkan 7.8/10.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here