Fast & Furious: Hobbs & Shaw
Fast & Furious: Hobbs & Shaw

Masih ingat dengan dua orang pria berkepala botak dalam film Fast & Furious? Yap mereka adalah Dwayne Johnson dan Jason Statham, dua orang pria berkepala botak yang tidak pernah akur. Pada kesempatan kali ini, kedua aktor Hollywood tersebut kembali disatukan dalam sebuah film spin off Fast & Furious, yaitu Hobbs & Shaw.

Pada tahun 2019, Universal Pictures merilis sebuah film spin off dari franchise film aksi Fast & Furious, yakni Hobbs & Shaw. Melalui film Hobbs & Shaw, kisah petualangan balap liar khas Fast & Furious sedikit dihilangkan. Seperti judul dalam film ini, tentu saja fokus cerita hanya menggambarkan tentang Hobbs (Dwayne Johnson) dan Shaw (Jason Statham) yang kembali bekerjasama dalam satu misi.

Hattie Shaw (Vanessa Kirby)
Hattie Shaw (Vanessa Kirby)

Adegan pembuka diawali dengan aksi dari perempuan cantik bernama Hattie Shaw (Vanessa Kirby). Hattie merupakan adik kandung dari Shaw yang sudah lama tidak bertemu. Sama seperti Kakaknya, Hattie memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa. Hattie ditugaskan untuk menjalankan sebuah misi, yakni mengamankan virus berbahaya bernama Snowflake. Dalam menjalankan misi tersebut, Hattie bekerja dengan MI6, sebuah agen rahasia asal Inggris.

Aksi dari Hattie untuk mengamankan Snowflake tidak berjalan mulus. Brixton (Idris Elba), juga mengincar virus tersebut dan mencoba menggagalkan aksi Hattie. Brixton merupakan salah satu anggota Etheon, yang juga tempat asal dari Shaw. Pencegahan yang dilakukan oleh Brixton pun sia-sia, Hattie jauh lebih cerdas dibandingkan perkiraannya. Hattie menyuntikkan virus berbahaya tersebut ke dalam tubuhnya.

Hobbs & Shaw
Hobbs & Shaw

Permulaan inilah yang akhirnya mempertemukan dua pria botak, Hobbs dan Shaw. Keduanya secara tidak langsung dijebak untuk bekerjasama menyelamatkan dunia dari virus Snowflake. Bagaimana tidak dijebak, baik Hobbs maupun Shaw memiliki riwayat perselisihan yang tak terelakkan. Lalu, bagaimanakah aksi Hobbs dan Shaw menyelamatkan Hattie dari virus tersebut?

Jika melihat dari segi cerita, alur cerita hingga efek CGI yang ditawarkan oleh Universal Pictures, Hobbs & Shaw bisa menjadi film yang sangat menegangkan sekaligus komedi yang sangat menghibur. Aksi demi aksi yang menegangkan sukses menarik perhatian, ya sama halnya dengan aksi menegangkan dalam film-film Fast & Furious lainnya.

Brixton (Idris Elba)
Brixton (Idris Elba)

Kemistri dari Dwayne Johnson dan Jason Statham sukses memukau dan diluar ekspektasi. Strategi, kerjasama, perdebatan, keahlian, kekuatan hingga komedi yang dilontarkan oleh keduanya sangat menghibur dan mengundang tawa. Keduanya patut diacungi jempol untuk akting dan kemistrinya.

Selain aksi dan kemistri yang memukau, kehadiran dari para cameo di film Hobbs & Shaw juga menambah daya tarik dari film yang disutradari oleh David Leitch ini. Para pemain cameo ini menjadi pelengkap yang tak terduga dan membuat film ini semakin berwarna.

Hobbs & Shaw
Hobbs & Shaw

Bukan Fast & Furious namanya kalau tidak ada kendaraan canggih yang diluar batas nalar para penonton. Di film ini, bukan lagi mobil-mobil keren dengan kemampuan luar biasa yang menjadi idola. Kendaraan idola kali ini jatuh kepada motor yang digunakan oleh Brixton. Bayangkan motor sport ini mampu bermanuver dan autopilot yang mengundang decak kagum, bahkan hal ini sulit sekali untuk dibayangkan dan terjadi di kehidupan nyata.

Melalui film Hobbs & Shaw ini, para penonton akan mendapatkan pesan berarti salah salah satunya adalah keluarga yang menjadi point utama dari titik kehidupan. Film ini sudah bisa disaksikan serentak di bioskop Indonesia mulai Rabu, 31 Juli 2019. Jangan meninggalkan bioskop dengan tergesa, karena akan ada adegan post-credit di penghujung film.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here