Gala Premier Koboy Kampus (Foto: Kabarsidia/ Nurul Tryani)
Gala Premier Koboy Kampus (Foto: Kabarsidia/ Nurul Tryani)

Koboy Kampus sebuah film terbaru yang siap tayang pada 25 Juli 2019 mendatang ini seolah membangkitkan rasa nostalgia bagi para mahasiswa, khususnya mahasiswa generasi 80-an. Film hasil kerjasama 69 Production dan MNC Pictures ini merupakan film yang menceritakan kehidupan Pidi Baiq sebagai seorang mahasiswa.

Secara garis besar, film Koboy Kampus menyajikan kenakalan mahasiswa yang kerap kali terjadi di kehidupan nyata, bahkan mungkin hingga saat ini. Mulai dari kegiatan mahasiswa, ospek kampus, kudeta kepada petinggi kampus, kisah cinta khas remaja hingga terbentuknya sebuah Negara dan The Panasdalam. Bedanya, Koboy Kampus digambarkan dengan suasana kampus di tahun 1990-an, tepatnya pada era orde baru.

Mahasiswa yang hadir pada era orde baru itulah yang menjadi menarik dalam film Koboy Kampus garapan Pidi Baiq dan juga Tubagus Deddy. Dimana Jason Ranti sebagai aktor yang memerankan sosok Pidi Baiq ini melakukan protes dan kudeta atas kepemimpinan Presiden Soeharto.

Jason Ranti sebagai Pidi Baiq (Foto: Kabarsidia/ Nurul Tryani)
Jason Ranti sebagai Pidi Baiq (Foto: Kabarsidia/ Nurul Tryani)

Aksi demo yang meminta turunnya Presiden Soeharto saat itu pun turut ditampilkan dalam film Koboy Kampus. Menariknya, Pidi Baiq (Jason Ranti) justru membentuk Negara sendiri yang anggotanya bisa dihitung dengan jari. Negara itu adalah Negara Kesatuan Republik The Panasdalam, yang juga memiliki seorang Presiden bernama Deni (Bisma Karisma).

Film ini adalah sebuah film drama komedi, yang dikemas apik dengan menampilkan sejumlah lagu hit milik The Panasdalam. Komedi yang ditawarkan di Koboy Kampus juga tidak terkesan berlebihan, pas sesuai porsinya. Jason Ranti tampil dengan gayanya sendiri dengan komedi dan vokalnya yang merdu dalam menyanyikan sejumlah lagu milik The Panasdalam.

Peran Viny JKT48 sebagai Nia ini menjadi debutnya dalam dunia film. Sayangnya penampilan Viny JKT48 menurut saya kurang total dan maksimal. Viny JKT48 masih perlu belajar dan mengasah kemampuannya dalam berakting meski porsinya tidak banyak. Terlepas dari kemampuan Viny JKT48 dalam berakting, kehadirannya dalam film Koboy Kampus mampu melengkapi suasana dan keindahan dari film ini.

Christina Colondam, Steffi Zamora, Viny JKT48 (Foto: Kabarsida/Nurul Tryani)
Christina Colondam, Steffi Zamora, Viny JKT48 (Foto: Kabarsida/Nurul Tryani)

Selain Viny JKT48, ada nama Danilla Riyadi yang juga turut berperan sebagai Nova. Wajah cantik Danilla muncul dalam awal film. Jika penonton menyaksikan dengan seksama, ketika Danilla beradu akting dengan Jason Ranti, microphone yang digunakan oleh Danilla sempat terlihat sekilas di layar. Ya..mungkin faktor lelah dari tim editing sehingga adegan itu terlewatkan.

Kekurangan dari film Koboy Kampus ini tertutup dengan sajian drama cinta khas Ricky Harun (Ninu) yang menyebalkan. Bagaimana Ricky menawarkan kenakalan, kejailan, gombalan khas laki-laki kepada perempuan pada zaman tersebut. Penggunaan telepon umum koin juga turut dihadirkan dalam film ini.

Baca juga: Trailer Film Dua Garis Biru, Pentingnya Edukasi Seksual Terhadap Remaja

Pidi Baiq sukses mengemas film ini dengan nilai 7/10 dari saya. Dari segi drama, alur cerita, pemilihan tokoh, pengambilan gambar, hingga lagu yang disajikan. Jika Anda ingin nostalgia, tertawa dan bernyanyi bersama dengan lagu The Panasdalam, maka film Koboy Kampus ini akan mengobati rasa kangen akan suasana kampus. Film ini bisa disaksikan di bioskop Indonesia pada 25 Juli 2019 mendatang.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here