Perfilman nasional pada era 80an hingga 90an, dipenuhi beragam  film bertema remaja. Diantara judul-judl film yang meraup sukses antara lain : Lupus (dibuat hingga lima seri), Si Roy, Kamus Cinta Sang Primadona, Elegi Buat Nana, Namaku Joe hingga yang paling nge-hits Catatan Si Boy I-V.

Ricky (Nakalnya Anak Muda) merupakan salah satu film nasional bertema remaja yang di produksi tahun 1990. Dengan menduetkan Nike Ardilla dan Ryan Hidayat, dua nama besar yang menjadi idola kawula muda di masa itu, menjadikan film ini salah satu film favorit di tahun 1990.

Dibesut oleh sutradara bertangan dingin terutama  film bertema anak muda, Achiel Nasrun dan naskah ditulis oleh Marwan Alkatiri (pencipta Si Boy) turut membuat Ricky (Nakalnya Anak Muda) menjadi jaminan sukses sebuah cerita remaja yang digandrungi banyak penonton muda. Musiknya di kerjakan oleh musisi Areng Widodo.

Film ini bercerita tentang seorang cowok bernama Ricky (Ryan Hidayat) yang kemana-mana selalu mengendarai Jeep Willis klasik, dan hobi bermain baseball. Ricky mempunyai pacar, Sita (Nike Ardilla) seorang cewek penggemar olahraga extreme – terjun payung. Lalu tragedi pun menimpa Ricky, setelah Sita mengalami kecelakaan saat terjun payung dan meninggal.Hidup Ricky menjadi kacau, kerjanya hanya jalan-jalan dengan jip tua terbuka, nongkrong dengan gengnya, dan berkelahi. Terlebih saat dia mengetahui ayahnya pacaran dengan sekretarisnya, sedangkan ibunya sibuk berceramah tentang kenakalan remaja.

Suatu hari Ricky bertemu cewek bernama Lita (juga diperankan oleh Nike Ardilla) di lapangan baseball tempat Ricky biasa berlatih baseball bersama teman-temannya. Lita kemudian pacaran dengan Ricky. Rintangan datang dari orangtua Lita, yang juga mengetahui kelakuan ayah Ricky dan telah menjodohkan Lita dengan Bimo (Ade Giuliano), anak ningrat dan insinyur.

Ryan Hidayat seperti biasa, menjadi daya tarik penonton cewek dengan aktingnya sebagai cowok berpenampilan cuek, suka olahraga dan bertipe pejuang untuk bertemu Lita walaupun orang tuanya melarang bertemu Ricky.

Salah satunya adalah adegan saat Ricky nekad memanjat tembok rumah Lita dengan tali dan naik ke balkon kamarnya demi untuk bertemu Lita hanya untuk bilang “Saya kangen kamu”. Duh,.. macam prince charming yang memanjat menara istana demi menemui sang princess.

Ini adalah film Ryan berikutnya setelah membintangi film “Lupus” di 1987. Ryan lebih dulu dikenal sebagai pemain anak-anak yang aktingnya di anugerahi piala Festival Film Indonesia sebagai pemeran anak-anak terbaik di film “Anna Maria” tahun 1979. Saat remaja banyak film-film Ryan yang populer dan menjadi hits di era 80-90an. Sebut saja ; Elegi Buat Nana, Si Roy, Ricky dan tentu saja Lupus yang membuat namanya menjadi idola remaja selain Onky Alexander.

Bagi Nike Ardilla, film ini merupakan lompatan kariernya setelah sukses sebagai penyanyi. Nike sukses besar dengan album “Bintang Kehidupan” yang meledak dengan penjualan 2 juta kopi. Di film Ricky, Nike juga menyanyikan theme song-nya yang berjudul sama. Berturut-turut Nike kemudian membintangi “Olga dan Sepatu Roda” bersama Deasy Ratnasari, lalu seri “Kabayan” beperan sebagai Iteung, dan beberapa judul sinetron. Salah satunya “Trauma Marissa”.

Ricky menjadi sebuah film favorit sekaligus kenangan bagi penggemar keduanya. Nike Ardilla meninggal di tahun 1995 setelah kecelakaan mobil di Bandung dan Ryan meninggal karena sakit di tahun 1997. Hubungan yang dekat antara keduanya membuat Nike mendapatkan peran di film Ricky, Ryan-lah yang mengajak Nike untuk bermain di film itu.

Bila rindu dengan akting mereka berdua, film Ricky (Nakalnya Anak Muda) bisa menjadi obat kangen buat para penggemar Nike Ardilla dan Ryan Hidayat yang namanya sampai kini masih tercatat sebagai idola dengan banyak prestasi di bidangnya dan tak akan pernah terlupakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemeran Film Ricky (Nakalnya Anak Muda) di kutip dari filmindonesia.or.id :

Nike Ardilla

Yetty Syarifah

Yurike Prastica

Rina Hassim

Rachmat Hidayat

Ryan Hidayat

Fortunella

Frans Tumbuan

Nani Widjaja

Ida Kusumah

Lucy Dahlia

Toyibah

Andreas Pancarian

Agyl Shahriar

Ade Giuliano

Sutradara – Achiel Nasrun

Produser – Ramesh KS & Madhu S Mahtani

Penata skrip/cerita – Marwan Alkatiri

Penata Kamera – Max J Pakasi

Musik – Areng Widodo

Produksi : PT Andalas Kencana Film  – 1990

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here