Berbentuk bulat dan berlapis daging, makanan bakso menjadi salah satu makanan yang berhasil mendunia. Salah satu bakso legenda dengan cita rasa khasnya adalah Bakso Titoti khas Wonogiri, Jawa Tengah.

Bermula saat Slamet Triyanto merantau ke Jakarta pada tahun 1971. Saat itu Slamet mulai memberanikan diri untuk mendagangkan bakso milik orang lain. Slamet berjualan bakso di kawasan Kota Bambu Jakarta dengan cara dipikul. Kemudian ia pun membuat gerobak dorong untuk menjual baksonya.

Hingga pada akhirnya sekitar tahun 1987, Slamet memberanikan diri untuk membuka usaha warung baksonya sendiri. Warung bakso milik Slamet yang pertama pun terletak di Kota Bambu, Jakarta. Untuk memudahkan para penikmat dan pelanggan bakso Slamet ini, ia menamai warung baksonya dengan nama Titoti.

Slamet Triyanto (Source: Tribun)News
Slamet Triyanto (Source: Tribun)News

Nama Titoti ini sendiri diambil dari ketiga nama anaknya yaitu Nuryati, Hertanto, dan Dian Susanti. Bakso Titoti milik Slamet ini pun mulai kebanjiran pengunjung. Salah satu yang membedakan Bakso Titoti miliknya dengan bakso lainnya adalah tekstur dan bahan baku yang digunakan.

Jika kebanyakan para penjual bakso menggunakan tepung tapioka untuk mencampur adonan bakso, Slamet justru kebalikannya. Bakso Titoti miliknya hanya menggunakan olahan daging sapi segar dicampur dengan putih telur agar bakso bisa dibentuk bulat.

Saat ini Bakso Titoti sudah memiliki sedikitnya 14 cabang yang terbagi di beberapa daerah. Di Jakarta dan sekitarnya sedikitnya Slamet membuka 7 cabang Bakso Titoti, salah satunya terletak di Pasar Minggu. Dua cabang di Wonogiri, dua cabang di Solo dan satu cabang di Sragen. Untuk cabang Bakso Titoti yang terletak di Pasar Minggu sendiri, sedikitnya dalam sehari menghabiskan 15 kg olahan daging sapi segar.

Warung Bakso Titoti (Source: Indonesiasand Blog)
Warung Bakso Titoti (Source: Indonesiasand Blog)

Dalam penyajian Bakso Titoti ini tidak hanya berupa bakso saja, melainkan ditambah dengan bihun, mie kuning, tetelan dan juga beberapa ukuran bakso dari yang besar hingga yang berukuran kecil. Slamet juga membuat beberapa variasi bakso di warung Bakso Titoti, diantaranya bakso urat, bakso telur dan bakso berukuran kecil.

Salah satu menu favorit yang disediakan oleh Bakso Titoti adalah Bakso Spesial. Menu ini terdiri dari bihun, mie kuning, satu bakso berisi telur, satu bakso urat dan dua buah bakso berukuran kecil, tahu khas Wonogiri serta dilengkapi dengan seledri untuk menambah cita rasa. Bakso Titoti juga dikenal dengan rasa gurih dan teksturnya yang kenyal.

Tidak hanya menjual bakso saja sebagai menu andalannya, Bakso Titoti juga menyediakan menu lain berupa Mie Ayam yang tak kalah enak dengan Bakso Titoti. Selain Mie Ayam, warung Bakso Titoti juga menyediakan menu Siomay. Untuk harga sendiri dibandrol mulai dari harga Rp15,000 hingga Rp25,000.

Tertarik untuk mencoba Bakso Titoti ini? Yuk jangan lupa mampir weekend ini bersama keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here