Generasi 1980 hingga 1990-an mendengar nama HOYA tentu tidak asing dengan toko mainan termahal pada masanya. Toko Mainan HOYA ini dulunya terletak di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Nama HOYA sendiri merupakan singkatan dari Honoris Jaya.

The Modern Group merupakan induk usaha dari toko mainan paling terkenal pada masanya, HOYA. Induk usaha tersebut didirikan oleh Ho Tjek atau lebih dikenal dengan nama Otje Honoris. Ia merupakan seorang pengusaha asal Makassar, Sulawesi Selatan. Kedatangannya ke Jakarta pada saat itu untuk mendirikan sebuah usaha ritel yang bergerak di bidang fotografi. Bisnis usahanya tersebut Otje dirikan bersama putranya pada tahun 1971.

Otje Honoris, pendiri MODERN Group. Perusahaan pemilik toko mainan HOYA

Otje bersama dengan Samadikun Hartono putra ketiganya pun sukses mendirikan bisnis usaha pertamanya. Kesuksesan tersebut pun membuat pasangan Ayah dan anak ini kembali membuka bisnis usaha baru.

Tahun 1977, setelah kematian Otje Honoris, penerus dari Modern Group pun mendirikan toko mainan bernama HOYA. Toko mainan ini merupakan tempat legendaris bagi generasi 1980 hingga 1990-an di Indonesia, khususnya warga Jakarta.

Bisnis mainan ini pun memiliki ciri khasnya tersendiri, yaitu menjual mainan-mainan original dengan harga selangit. Toko mainan HOYA juga menjual mainan dari luar negeri, beragam macam mainan ada di toko ini sehingga HOYA disebut sebagai Istana Mainan Internasional dan menjadikan HOYA sebagai destinasi favorit bagi anak-anak 1980 hingga 1990-an.

Masih ingat dengan iklan HOYA ini?

Aneka ragam mainan yang dijual di toko HOYA ini meliputi action figure seperti He-Man dari serial Masters of The Universe, Silver Hawks, M.A.S.K, Voltus V, Godsigma hingga Google V. teruntuk anak perempuan, toko mainan HOYA juga menyediakan aneka ragam boneka seperti Barbie dan koleksi Sanrio seperti kertas surat, pensil, crayon dan pulpen bergambar Hello Kitty, Little Twin Star dan karakter Sanrio lainnya. Singkatnya, HOYA merupakan toko mainan terbesar dan terlengkap yang pernah ada.

Baca juga: View Master Viewer Konsol Virtual Reality Dengan Cakram Slide

Kesuksesan toko mainan HOYA di Mangga Besar pun membuat Samadikun membuka cabang toko mainan HOYA di kawasan Blok M. Bak sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, toko HOYA cabang Blok M pun meraup kesuksesan yang sama dengan toko HOYA Mangga Besar.

Beberapa mainan yang pernah dijual di HOYA

Bukan hanya membuka cabang di Jakarta saja, toko mainan HOYA pun membuka cabang di beberapa daerah seperti Bandung, Surabaya dan Bogor. Maka jangan heran jika toko HOYA ini menjadi langganan toko mainan yang selalu ramai dikunjungi setiap minggunya. Harga yang mahal tidak menurunkan minat para pembeli untuk berburu mainan di toko mainan HOYA.

Baca juga: SEGA Rilis Konsol Jadul Dengan Ukuran Mini

Sayangnya beberapa tahun setelah membuka cabang di berbagai daerah, toko mainan HOYA harus gulung tikar. Kemunculan toko-toko mainan baru di era 90an membuat persaingan bisnis toko mainan menjadi ketat. Jingle yang dimiliki toko mainan HOYA berupa “Hoya..Hoya..Hoya..” tidak juga membantu keberadaan toko mainan legendaris ini. Toko mainan HOYA pun gulung tikar dan menjadi kenangan tersendiri yang tak akan lekang oleh waktu bagi generasi 1980 hingga 1990an.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here