Pohon Kecapi dikenal juga dengan nama Pohon Sentul, tanaman ini merupakan tanaman khas Jakarta. Kecapi menjadi buah yang paling favorit bagi anak-anak jaman dulu, dahulu anak-anak berbondong menyerbu pohon kecapi setelah pulang dari sekolah. Menariknya, buah kecapi ini diburu bukan karena rasanya saja, tapi proses pencarian dan cara membukanya sangat unik dengan cara di jepit di sela-sela engsel pintu rumah. Hal ini lah yang dirindukan dari si buah kecapi.

Tapi, apa kabarnya ya buah kecapi saat ini? Cukup menyedihkan ternyata, karena saat ini di era modern seperti sekarang pohon kecapi sudah semakin langka keberadaannya. Buah kecapi memang buah khas Jakarta, tapi buah kecapi sebenarnya berasal dari daratan Indocina baru kemudian dibawa ke Asia Tenggara dan akhirnya sampailah pohon buah kecapi ini di Jakarta.

Sayang sekali keberadaan pohon kecapi saat ini sudah sulit untuk ditemui, padahal pohon kecapi memiliki banyak manfaat lho. Selain buahnya yang bisa dimakan dan memiliki nilai jual tinggi, kayu dari pohon kecapi bisa digunakan sebagai bahan bangunan. Begitu juga dengan daun kecapi dan kulit batangnya dapat digunakan untuk mengurangi sakit perut dan demam.

Pohon Kecapi dan Buahnya

Kecapi adalah salah satu dari 393 jenis tumbuhan di Indonesia yang terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Penyebab kepunahan yang terjadi pada pohon kecapi di Jakarta karena adanya alih fungsi lahan, eksploitasi lahan, hingga pencemaran.

Salah satu hal penting yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pohon kecapi adalah dengan menanam kembali bibit tanaman kecapi di sekolah, rumah, ataupun kantor. Di lahan yang cukup untuk menanam pohon buah kecapi agar tetap bisa dilestarikan sebagai buah jadul dengan banyak penggemar.

Tak sulit untuk merawat pohon kecapi, karena pohon ini termasuk ke dalam tanaman yang mudah tumbuh di lingkungan kering sekalipun. Perawatan untuk tanaman kecapi juga tidak membutuhkan banyak waktu.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here