Sepatu warrior adalah jenis sepatu yang sangat populer pada era 1980 hingga 1990an. Sepatu ini biasa digunakan sebagai sepatu hits anak sekolahan. Jika kalian sempat menyaksikan film Dilan 1990, tentunya kalian melihat ketika Dilan menggunakan sepatu Warrior ini untuk ke sekolah. Nah karena itulah sepatu Warrior merupakan sepatu hits anak sekolahan pada zaman itu.

Berasal dari Cina, dengan desain yang ringan dan harga yang cukup murah membuat sepatu Warrior ini menjadi incaran para remaja kala itu. Di Cina sendiri, sepatu Warrior lebih diperuntukan untuk para pemain basket dan pemain voli karena sol karetnya yang lentur.

Warrior Era 1970-an (Source: @wos33)
Warrior Era 1970-an (Source: @wos33)

Nama Warrior sendiri diambil dari bahasa Mandarin yakni Hui Li, yang berarti Warrior. Mulanya sepatu warrior ini memang hanya dipasarkan di Cina saja, namun pada tahun 1970-an perusahaan tersebut memberanikan diri untuk menjual produk-produknya ke luar negeri. Selama kurang lebih 40 tahun, sepatu warrior menjadi dambaan kalangan olahragawan.

Seiring berjalannya waktu, mulailah bermunjulan berbagai merek yang menjadi saingan dari warrior. Adidas, Nike, Rebook hingga Puma pun menguasai pasar Asia, yang membuat Warrior pun mulai tenggelam.

WOS33 (Warrior Ordinary Streetwear 33) kalah telak dengan brand-brand baru tersebut. Hingga pada akhirnya Warrior yang semula digunakan oleh para olahragawan, kini justru banyak digunakan oleh para buruh dan pekerja.

Warrior Era 1970-an (Source: @wos33)
Warrior Era 1970-an (Source: @wos33)

Untuk kembali menarik minat para pengguna sepatu Warrior, mereka pun melakukan berbagai upaya perbaikan hingga pemasaran dengan strategi yang mumpuni. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1935 ini pun melakukan rebranding atau merilis ulang sepatu Warrior. Tidak hanya melakukan rebranding dan merilis ulang sepatu Warrior saja, bahkan Warrior pun melakukan perubahan nama menjadi WOS33 (Warrior Ordinary Streetwear 33). Angka 33 ini pun dipilih lantaran sebagai symbol angka pengharapan dalam kepercayaan China kuno.

Setelah melakukan rebranding dan perubahan nama, WOS33 pun melakukan inovasi pada desain sepatunya agar dapat digunakan oleh kalangan muda. Sejak dilakukannya perubahan besar-besaran ini, tentunya banyak perbedaan dan perubahan yang terjadi. Baik dari segi desain hingga kualitas sepatu yang semakin membaik.

Perubahan yang paling signifikan terletak pada bagian sol sepatu. Bagian sol dalam dibuat lebih nyaman, sedangkan bagian sol luar menggunakan sol yang terbuat dari karet elastis untuk meningkatkan dan menjamin fleksibelitas pengguna. Tak hanya itu saja, bagian kanvas atas dibuat lebih ringan dari seri klasik sebelumnya.

WOS33 Seri Terbaru (Source: @wos33)
WOS33 Seri Terbaru (Source: @wos33)

Perubahan besar-besaran ini pun membuahkan hasil yang setimpal. Hal ini terbukti pada saat ajang Paris Fashion Week tahun 2017 lalu. WOS33 pun banyak digunakan oleh para penggiat mode kala itu. Dengan demikian WOS33 membuktikan bahwa produknya masih mampu bersaing dengan brand-brand ternama lainnya. Bahkan WOS33 disandingkan dengan sepatu dengan merek ternama seperti Balenciaga, Fila Disruptor, Adidas Yezzy Boos 350 dan Louis Vuitton SS18.

Sejauh perubahan ini, WOS33 sudah meluncurkan dua buah seri sepatu tahun 1970. Kini penggunaan sepatu WOS33 lebih diperuntukan untuk para pengguna dikalangan anak muda, terutama streetwear. Seri terbaru dari WOS33 bisa kalian dapatkan melalui situs resminya yang dibandrol dengan harga AS$85.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here