ACI (Aku Cinta Indonesia)

Salah satu serial tentang kisah persahabatan 3 sekawan, ACI (Aku Cinta Indonesia) sempat mewarnai layar kaca tahun 1980-an. Serial ACI ini ditayangkan disaluran televisi pertama Indonesia, TVRI. Serial ACI atau Aku Cinta Indoensia ini diperuntukan untuk anak-anak hingga remaja, dengan latar belakang para pemainnya yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP).

Baca juga: “Escrava Isaura,” Telenovela Pertama di Indonesia Yang Penuh Haru

Generasi tahun 80-an tentu tidak akan pernah melewatkan kisah persahabatan antara Amir, Cici dan Ito. Ketiganya merupakan tokoh utama yang bermain dalam serial ACI yang tayang di TVRI. Serial ini merupakan karya dan gagasan atas kerjasama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) dengan Departemen Penerangan (Deppen) Republik Indonesia.

Sementara tahap produksi dan rancangan dari serial ACI ini dipegang oleh Pusat Teknologi dan Informasi Pendidikan (PUSTEKKOM). Aktor Agyl Syahrial dalam serial ACI ini ditunjuk untuk memerankan sosok Amir, yang memiliki kepribadian dan jiwa kepemimpinan yang tinggi, Amir juga merupakan ketua kelas dalam kisah persahabatan ACI ini.

ACI (Aku Cinta Indonesia)

Tokoh Cici diperankan oleh Dyah Ekowati dikenal sebagai sosok gadis remaja yang supel, manis, pintar dan disenangi oleh banyak orang, ya bisa dibilang Cici adalah primadonanya pada serial ACI. Sedangkan aktor dibalik sosok Ito dengan karakter cerdas, pintar, serta memakai kacamata diperankan oleh Ario Sagantoro.

Dengan ditayangkannya serial ACI (Aku Cinta Indonesia) pada saat itu, bertujuan untuk membentuk jiwa-jiwa pemimpin pada diri anak-anak remaja khususnya di era 80-an. Serial ACI juga mengajarkan bagaimana bertanggung jawab atas sesuatu hal, disiplin akan waktu, kerja keras, toleransi antar sesama, sikap saling menghormati dan menghargai, sportif, dan yang pasti tentang pentingnya persahabatan.

Indonesia dalam produksinya membuat film, baik serial maupun layar lebar tak lengkap rasanya jika tidak ada sosok pengganggu dengan karakter antagonisnya. Di dalam cerita serial ACI ini pun tak luput dari sosok antagonis yang diperankan oleh Tursina Andriani, yang berperan sebagai Wati.

Baca juga: Hunter, Serial Detektif Terpopuler di Zaman TVRI Berjaya

Wati dikenal dengan sifatnya yang culas dan judes, sehingga tidak banyak teman disekolahnya yang mau berteman dengannya. Dengan sifat yang culas dan judes ini, membuat Wati mengganggu persahabatan 3 sekawan, Amir, Cici dan Ito.

Dua dekade pasca serial ACI nge-hits dan tak tayang lagi di TVRI, salah satu rumah produksi pun membuat sebuah film dengan terinspirasi dari serial ACI. Film tersebut berjudul ‘Kau & Aku Cinta Indonesia.’ Film ini merupakan hasil kerjasama dari Qhasthalani Citra Film dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Generasi 80-an, jadi rindu akan serial-serial masa-masa sekolah dahulu ya. Apalagi serial detektif yang bisa membuat kegaduhan tersendiri jika menyaksikannya. Kamu, termasuk pecinta yang mengikuti alur cerita ACI atau bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here