Berkeringat adalah tanda yang umum pada tubuh ketika sedang kelelahan, atau sedang dalam kondisi cuaca dan udara yang sangat panas. Tetapi, keringat menjadi tidak umum apabila kondisi cuaca tidak panas, bahkan cenderung sejuk dan tubuh mengeluarkan keringat dingin. Hal tersebut bisa mengindikasikan adanya masalah dalam tubuh.

Baca juga: Penting! Tips Mudah Hilangkan Bau Badan dengan Bahan Alami

Kepanikan, tegang, dan stres adalah beberapa faktor psikis yang dapat memicu munculnya keringat dingin. Namun lebih jauh, ternyata keringat dingin juga bisa menjadi tanda adanya penyakit yang cukup berbahaya sehingga kondisi ini tidak boleh dianggap remeh dan perlu segera mendapat penanganan.

Sebenarnya keringat dingin bukanlah penyakit, namun bisa dianggap sebagai gejala di kondisi tertentu. Keringat dingin muncul di kaki, telapak tangan, bawah lengan, dan ketiak. Gejala yang umumnya dirasakan biasanya kulit menjadi pucat, tubuh menggigil dan terasa sakit, pusing, tegang atau stres, lemah, dan perut terasa mual, atau bahkan sampai muntah. Berbeda dari berkeringat biasa, ketika seseorang keringat dingin, kulitnya akan terasa dingin dari keadaan normal.

Agar kita dapat terhindar dari keringat dingin yang ketika dialami sungguh sangat membuat badan tidak nyaman, kamu perlu mengetahui apa saja penyebab-penyebab yang menimbulkan keringat dingin. Ini dia beberapa diantaranya;

  • Sedang mengalami nyeri yang berat, misalnya akibat cedera atau migrain.
  • Gula darah rendah.
  • Sedang mengalami infeksi berat, seperti sepsis, pneumonia, malaria, dan tuberkulosis.
  • Stres atau merasa cemas.
  • Sebagai gejala awal kanker. Salah satunya adalah limfoma dengan gejala keringat dingin yang terjadi pada malam hari serta penurunan berat badan tanpa sebab
  • Reaksi alergi yang membahayakan jiwa atau disebut dengan anafilaksis.
  • Syok akibat cedera parah atau penyakit akut.
  • Efek samping obat-obatan dan alkohol.
  • Produksi keringat berlebih atau hiperhidrosis.
  • Menopause pada perempuan usia 40 tahun ke atas.
  • Vertigo dan mual.
  • Kurangnya pasokan darah atau oksigen dalam tubuh.

Meski begitu, buat kamu yang sering mengalami keringat dingin, jangan panik dulu. Tetap tenang, karena ada beberapa cara yang bisa meredakan keringat dingin. Berikut adalah langkah-langkah untuk meredakannya;

  1. Perbaiki pola makan.
    Upayakan makan tidak terlalu dekat dengan waktu tidur, tapi cukupi kebutuhan cairan dan makanan sehari-hari. Jika kadar gula dalam tubuhmu rendah, jangan lewatkan waktu makan atau bagilah menjadi beberapa porsi dalam sehari.
  2. Buat tubuh jadi lebih aktif.
    Lakukan olah napas atau kegiatan olahraga lain, seperti yoga atau jogging yang bisa membantu kamu lebih rile Bila perlu, lakukan kegiatan yang dapat mengalihkan pikiran, seperti membaca atau bermain puzzle untuk mengusir kekhawatiran atau pikiran negatif.
  3. Konsumsi obat-obatan.

Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai terapi dan obat-obatan yang tepat untuk mengatasi keluhan keringat dingin yang kamu rasakan.

Namun, apabila keringat dingin disertai dengan gejala nyeri dada yang menjalar hingga ke punggung atas, bahu, rahang, dan lengan, demam tinggi, kejang, kulit, bibir, dan kuku yang membiru, serta sesak napas, muntah dan buang air besar lebih baik langsung segera periksakan diri kamu ke dokter untuk mendapatkan penanganan khusus agar keringat dingin mereda dari tubuh kamu.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here