Salah satu tokoh yang berperan penting dalam kesuksesan The Police, yakni Sting merupakan musisi, pencipta lagu hingga aktor yang sukses. Berkat kepiawannya merangkai kata dan irama untuk lagu-lagu hits The Police, Sting dianggap sebagai pusat kesuksesan karir The Police pada masa kejayaannya. Selain sebagi sosok dibalik kesuksesan The Police, Sting juga sukses di dunia akting berkat bermain di beberapa film.

Baca juga: Lika-Liku Karir Eminem, Hingga Album Terbaru ‘Kamikaze’-Venom

Terlahir dengan nama Gordon Sumner yang kemudian lebih populer dengan nama Sting. Menjadikan mantan guru bahasa inggris ini mencoba kesuksesannya di dunia musik. Berbekal sebagai seorang guru bahasa inggris, membuat Sting memiliki kelebihan dalam merangkai kata untuk lagu-lagu The Police.

Pria kelahiran Newcastle, Inggris ini mengawali karir sebagai anggota dari berbagai macam band. Saat itu Sting yang menguasai berbagai alat musik mengisi posisi sebagai bassist untuk The Newcastle Big Band, The Phoenix Jazzman, Earthrise, dan Last Exit. Sting bersama dengan beragam bandnya tersebut mengusung genre jazz, yang kemudian gagal untuk meraih kesuksesan.

Kegagalan Sting saat itu dikarenakan musik jazz yang ditawarkan tidak sesuai dengan pasar, dan mulai masuk dan diterimanya genre punk rock. Hingga akhirnya kegagalan Sting itupun membuat dirinya mundur dari profesi mengajarnya dan memutuskan dirinya untuk pindah ke London.

Keputusannya untuk pindah dan meninggalkan pekerjaannya sebagai pengajar, Sting justru bertemu dengan Stewart Copeland. Pertemuannya dengan Stewart membuat Sting sepakat untuk membentuk sebuah band bersama dengan Henri Padovani tahun 1977. Trio ini pun mulai merekam lagu dengan judul ‘Fall Out’ dan manggung di berbagai tempat.

Henri Padovani yang merupakan anggota asli dari The Police pun mengundurkan diri. Posisinya digantikan oleh Andy Summers. Dengan anggota baru inilah nama The Police resmi dipakai untuk nama panggung mereka bertiga.

Bersama dengan The Police, Sting membawa angin segar dan kesuksesan yang besar bagi karir The Police. Kepiawaiannya merangkat kata dan menjadikan lagu menghasilkan mahakarya yang hits dalam lagu ‘Roxanne.’ Berkat lagu ciptaan Sting inilah akhirnya The Police dikontrak oleh label rekaman, A&M Record. The Police pun mulai dikenal dan diterima oleh publik dengan mengusung musik bergenre rock, jazz dan reggae.

Setelah sukses bersama dengan The Police, Sting pun mencoba peruntungannya di dunia akting. Sting bermain dalam beberapa judul film, seperti ‘Brimstone and Treacle’ dan ‘Artemis 81.’ Perannya dalam film ‘Brimstone and Treacle’ ini pun mendapat pujian dari publik. Sejak terjun ke dunia akting, Sting  pun dipercaya untuk mengisi soundtrack berjudul ‘Spread a Little Happiness’, yang kemudian menjadi lagu solo hits miliknya.

Kepercayaan dirinya pun mulai timbul sejak kesuksesan lagu hits ‘Spread a Little Happiness.’ Sting pun memutuskan untuk bersolo karir dengan merilis beberapa lagu dan album hits. Sting merilis album ‘The Dream of the Blue Turtles’ yang dirilis pada tahun 1985. Pada album ini, Sting bekerjasama dengan beberapa musisi jazz, salah satunya Branford Marsalis.

Selama berkarir menjadi penyanyi solo, Sting sudah merilis sejumlah album diantaranya ‘Nothing Like The Sun (1987)’, ‘The Soul Cages (1991)’, ‘Ten Summoner’s Tales (1993)’ dan ‘Mercury Falling (1996).’ Tak hanya sukses sebagai penyanyi solo saja, wajah tampan Sting pun kerap kali muncul diberbagai film populer, seperti Dune (1984), dan Lock, Stock, and Two Smoking Barrels (1998).

Karir gemilang Sting pun mencapai titik puncak kesuksesannya pada tahun 1999, ketika dirinya kembali merilis album solo. Bersama dengan lagu ‘Brand New Day’, Sting pun berhasil meraih penghargaan Grammy Award, untuk kategori Best Male Pop Vocal Performance pada tahun 2000.

Karirnya bersama The Police pun sempat dinyatakan hancur dan bubar. Para anggota The Police pun memutuskan untuk berkarir masing-masing. Pada tahun 2007, Sting pun kembali bersatu dengan The Police. Band yang menuntun dirinya meraih kesuksesan ini pun memutuskan untuk mengadakan konser tur reuni. Konser ini pun dilangsungkan sebagai bentuk perayaan hari jadi The Police yang ke-30. Rangkain tur pun mulai dijalankan diberbagai negara, membuat Sting akhirnya kembali bersemangat dan menghibur para penggemar.

Pasca melangsungkan tur reuni bersama dengan The Police, Sting juga kembali menyapa penggemar setianya dengan merilis album terbaru, ‘If On a Winter’s Night’ pada tahun 2009. Terlepas dari kesuksesan karir Sting, dirinya menikah dengan kakasihnya pada 1992. Wanita beruntung itu adalah  Trudie Styler.

Tahun 2013, Sting merilis album baru berjudul ‘The Last Ship.’ Album ini terinspirasi dari kisah perjalanan hidupnya yang tak mudah dan penuh rintangan. Dengan album tersebut Sting pun menggelar rangkaian tur konsernya.

2017 silam, Sting membawa The Last Ship menuju ke Newcastle yang sudah dimulai pada bulan Maret 2018 lalu. Sting juga akan menggelar konser sepanjang musim semi dan awal musim panas. Sepanjang karir keemasan Sting di dunia musik dan perfilman, dirinya telah menerima beragam penghargaan, termasuk Golden Globe Award, Oscar, dan beragam penghargaan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here