Disebut sebagai pasar swayalan atau supermarket pertama di Jakarta, jelas bukan, namun nama Golden Truly harus daikui identik sebagai memorabilia perital yang pernah eksis di Tanah Air, khusus Jakarta. Di dekade 80-an, Golden Truly pernah menjadi magnet belanja kaum urban Ibu Kota. Selain layout supermarket yang modern dan gimmick promosi yang dahsyat kala itu, adanya nuansa suara robot saat penghitungan barang belanjaan di kasir menjadi sesuatu yang membedakan Golden Truly dengan lainnya.

Sebelum masuknya Carefour, surga belanja bulanan ya dominan mengarah ke Golden Truly. Namun seperti halnya seleksi alam, debut Golden Truly nampaknya tak berkibar lama. Meski saat ini masih terisasa satu Golden Truly di kawasan Gunung Sahari, nama Golden Truly relative sudah tak banyak dikenal orang.

Dahulu Golden Truly cukup banyak lokasinya, seperti di Blok M, Tendean, Fatmawati, Sudirman, Gunung Sahari, dan Depok. Seiring berjalannya waktu dan kota-kota besar menjadi lebih modern dengan kehadiran mall-mall besar dan pusat perbelanjaan lainnya yang juga tak kalah besar dari mall-mall yang ada di Jakarta, eksistensi Golden Truly semakin tenggelam.

Satu per satu gerai Golden Truly terpaksa harus ditutup, gerai Golden Truly di Depok juga harus mengalami nasib yang sama dengan gerai lainnya yang harus ditutup. Tetapi di sisi lain, Golden Truly juga membuka gerai baru Truly premium di Tangerang pada tahun 2010 dengan menggunakan dana dari penawaran sahan perdana eks induk usahanya, PT Golden Retailindo Tbk.

Setelah melepas kepemilikannya karena kondisi keuangan yang selalu merugi menjadi alasan terlepasnya kepemilikan mal dan departement store tersebut. Golden Truly pun harus ganti nama dan berubah menjadi PT. Visi Telekomunikasi dan juga mengubah portofolio bisnisnya ke sektor infrasturktur.

Hingga saat ini gerai Golden Truly yang tersisa hanya di daerah Gunung Sahari, kondisi Golden Truly di Gunung Sahari terlihat seperti sudah termakan oleh zaman ketika dilihat dari luar. Hal ini mungkin saja sebagai tanda bahwa tidak banyak perubahan berarti yang dilakukan pengelola. Namun, pengelola baru saja melakukan renovasi di dalam gedung, khususnya pada gerai Departement Store.

Meskipun gerai Golden Truly yang masih ada di Gunung Sahari hanya terdiri dari beberapa lantai, tetapi mal ini cukup lengkap. Selain ada departement store, ada juga supermarket, tempat bermain, dan beberapa restoran yang cukup terkenal. Barang-barang yang di jual di departement store-nya juga sebenarnya cukup beragam. Namun, keragaman tersebut tak mampu membuat tempat itu menjadi ramai pengunjung, dan nyatanya tak banyak menarik minat pengunjung untuk menyambangi Golden Truly.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here