Bang bing bung yok, kita nabung. Tang ting tung yok, kita nabung~ menyisihkan sebagaian uang dengan cara menabung menjadi salah satu pilihan hemat dan bermafaat dikemudian hari. Dahulu, pada era 80-an, salah satu tabungan yakni Tabanas sempat populer dikalangan masyarakat Indonesia.

Tabanas (atau dengan nama lain Tabungan Pembangunan Nasional), menjadi jenis tabungan yang populer dikalangan remaja, khususnya bagi remaja usia SMP dan SMA. Tabanas juga merupakan salah satu jenis tabungan yang dipelopori oleh Pemerintah tahun 1971, saat era kepemimpinan Presiden Soeharto.

Sebelum Tabanas ini menjadi tabungan pilihan masyarakat Indonesia, pemerintah saat itu juga memiliki berbagai jenis tabungan yang diperuntukan untuk masyarakat, salah satunya Tabungan Berhadiah yang diluncurkan oleh Bank Indonesia. Namun sayangnya, pada tahun 1971 jenis Tabungan Berhadiah resmi ditutup oleh Pemerintah dan digantikan dengan Tabanas dan Taska (Tabungan Asuransi Berjangka).

Secara resmi Tabanas resmi diluncurkan pada 20 Agustus 1971 sebagai bentuk Gerakan Tabungan Nasional (GTB). Tak ingin gagal seperti tabungan sebelumnya, Tabanas pun dibuat berbeda. Tabanas tidak terikat jumlah dan jangka waktu penyetoran dan pengambilannya.

Dengan metode menabung seperti itu, Tabanas pun menjadi incaran tabungan bagi para pelajar. Tabanas juga tidak dikenakan biaya administrasi, sehingga para pelajar saat itu pun mulai tertarik untuk menabung. Dahulu untuk membuka Tabanas hanya diperlukan Rp50, dan selanjutnya Rp25 setiap kali ingin menabung.

Memiliki sistem bunga yang diberikan kepada para nasabah, Tabanas juga memberikan bunga yang menggiurkan bagi para calon nasabah maupun yang sudah menjadi nasabah. Suku bunga yang ditawarkan oleh Tabanas sebesar 18% setahun. Selain mendapat bunga yang cukup besar, Tabanas juga mengiming-imingi para nasabah dengan berbagai hadiah menarik yang akan diundi melalui undian berhadiah.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, jenis tabungan Tabanas ini pun mulai ditinggalkan para nasabahnya. Hal ini dikarenakan sejumlah bank yang terlibat dalam kerjasama Tabanas diberikan izin untuk membuka jenis tabungan dengan suku bunga yang ditetapkan oleh masing-masing bank. Hal inilah yang akhirnya membuat para nasabah beralih dari Tabanas.

Meskipun demikian, Tabanas tetap menjadi jenis tabungan dan sebagai pelopor Mari Menabung untuk generasi muda di tahun 1980 hingga 1990-an.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here