Berbicara mengenai kuliner, khususnya minuman tentu tidak akan ada habisnya. Namun jika berbicara mengenai salah satu minuman berwarna hijau yang masuk ke dalam daftar 50 minuman terlezat di dunia tentu tidak bisa terlepas dari nama Cendol. Yap! Minuman yang terbuat dari tepung beras ini berhasil masuk kedalam daftar 50 minuman terlezat di dunia versi CNN International.

Cendol yang sejatinya berasal dari Bandung – Jawa Barat ini merupakan salah satu minuman popular di Asia Tenggara, salah satunya Malaysia. Kata Cendol diambil dari kata bahasa Sunda yakni ‘jendol’, yang memiliki makna pada sensasi saat meminum cendol yang memiliki tekstur unik ketika diminum. Warna hijau yang dihasilkan pada minuman Cendol ini berasal dari pewarna alami, yakni daun pandan dan daun suji. Sayangnya pewarna alami pada proses pembuatan cendol ini sudah mulai berganti dengan pemakaian pewarna makanan.

Minuman cendol ini biasa disajikan bersama dengan santan dan air gula. Untuk menambah kenikmatan dari cendol biasanya ditambahkan dengan beberapa bulir es batu yang dapat mendinginkan minuman cendol tersebut, serta menambah kesegaran saat menikmati cendol.

Cendol Elizabeth
Cendol Elizabeth (Source: TravelingYuk)

Bagi generasi era 80’an, minuman cendol sangat melekat dengan nama Cendol Elizabeth. Bagaimanakah Cendol Elizabeth tercipta? Dilansir dari liputan6.com, bermula pada tahun 1972, ketika Haji Rohman ditinggal pergi oleh sang ayah untuk selama-lamanya saat masih duduk dibangku sekolah dasar. Dikarenakan Rohman anak laki-laki satu-satunya dari keluarga tersebut, sehingga mengharuskan Rohman bekerja demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berbekal dengan tekat yang kuat, pergilah Rohman menuju Bandung untuk menemui sang paman yang saat itu berjualan Cendol.

Pundi-pundian upah dari sang paman pun Rohman kumpulkan demi membantu adik-adiknya di kampung bersekolah, dan sisanya ia tabung untuk membeli peralatan untuk modal usahanya. Setelah memiliki gerobak untuk menjalankan usahanya, Rohman pun mulai berjualan di kawasan Leo Genteng, Astana Anyar, Kota Bandung. Setelah berkeliling, Rohman berhenti berjualan dan menepi di jalan Ciateuh, di depan sebuah rumah yang pemiliknya bernama Elizabeth.

Elizabeth menjadi pelanggan setia dari cendol Rohman karena Rohman kerap kali membantu Elizabeth membawakan barang-barangnya. Elizabeth sang pemilik rumah saat itu mulai berjualan tas dan menitipkan barang dagangannya kepada Rohman untuk dijualkan. Kejadian yang kurang mengenakan pun kerap Rohman rasakan mulai dari pelanggan yang menginginkan cendol gratis jika membeli tas titipan tersebut. Sejak kejadian tersebut, Rohman pun menceritakan kepada Elizabeth. Merasa tidak enak hati kepada Rohman, Elizabeth pun membeli sebidang tanah untuk dijadikan toko tempat berjualan tasnya.

Sejak berdirinya toko tas Elizabeth itu pun Rohman tetap menjajakan jualannya di depan toko tersebut. Saat toko tas tersebut memiliki banyak pelanggan, Elizabeth pun menyuguhkan para tamu dan pelanggan dengan es cendol buatan Rohman. Suatu hari Rohman mendapatkan orderan es cendol yang mengharuskan dirinya membuatkan sebuah nota, karena tidak bisa menulis akhirnya Rohman meminta bantuan kepada Elizabeth untuk menuliskan nota pembelian tersebut yang memakai nota toko tas Elizabeth.

Demikanlah sejarah terbentuknya nama dari Cendol Elizabeth berasal. Kini Cendol Elizabeth bisa Anda temukan di Jalan Inhoftank No.64, Kota Bandung. Dilansir dari Rappler, pemilik usaha Cendol Elizabeth mengklaim bahwa cendol asli Elizabeth tidak diperjual belikan menggunakan gerobak, melainkan hanya diperjual belikan di kedai yang berada di Bandung dan Supermarket yang sudah bekerjasama dengan Cendol Elizabeth.

Terlepas dari sejarah cendol dan cendol Elizabeth, tahukah kamu ternyata saat ini cendol sudah banyak sekali jenisnya? Yuk simak beberapa jenis Cendol versi Kabarsidia.com:

  1. Cendol Sagu Aren atau Sagu Tani

Cendol jenis ini banyak di jumpai di daerah Jepara dan Bandung. Biasanya jenis cendol ini berwarna putih kusam dengan tekstur yang lembut. Untuk menambah aroma dan kelezatan dari cendol ini, biasanya banyak penjual yang mencampurkannya dengan buah durian agar aromanya tercium khas.

  1. Cendol Tepung Kanji

Cendol ini memiliki tekstur yang lengket dan kenyal, untuk menambah kenikmatan diberikan tambahan topping buah nangka. Jenis cendol ini banyak di temukan di Garut. Cendol tepung kanji ini disajikan bersama santan, es serut dan gula merah yang telah dilarutkan.

  1. Cendol Tepung Tapioka
Cendol Hitam
Cendol Hitam

Pernah lihat cendol berwarna merah dan hitam serta bentuknya yang tipis seperti bihun? Jenis cendol ini terbuat dari tepung tapioca. Untuk cendol berwarna merah bisa kalian temukan di daerah Slawi, sedangkan cendol berwarna hitam bisa ditemukan di Jombang. Cendol jenis ini biasanya disajikan dengan air abu merang.

  1. Cendol Tepung Hunkwe

Jenis cendol ini memiliki tekstur yang lebih kenyal dan padat. Tepung hunkwe yang akan mengeras secara sendirinya ini menjadikan bentuk dan tekstur cendol yang pas dan cocok digunakan dalam proses pembuatan cendol.

  1. Cendol Tepung Beras

Cendol yang terbuat dari tepung beras ini banyak sekali digunakan oleh para penjual cendol. Biasanya para pembuat dan penjual cendol yang menggunakan bahan tepung beras memakai air kapur sirih untuk membuat tekstur cendol lebih lembut dan tidak mudah berair. Selain itu, penambahan pewarna alami dengan daun suji pun dan daun pandan pun digunakan untuk mendapatkan warna hijau pada umumnya.

Lalu bagaimana dengan istilah cendol gan sampai menudara dan terkenal dikalangan netizen? Istilah tersebut dikenalkan melalui portal situs komunitas online terbesar di Indonesia, yakni kaskus. Kaskus memilki jargon atau selogan Cendol Gan.

Pada forum kaskus sendiri, Cendol memiliki arti untuk memberikan reputasi positif bagi para kaskuser yang suka membagikan informasi penting dan bermanfaat bagi para pengguna lainnya. Tak hanya itu saja, usut punya usut ternyata Kaskus pernah mengadakan suatu acara di bulan Ramadhan dengan membagikan cendol secara gratis lho. Dilansir dari marketeers.com, Kaskus mengajak seluruh penggunanya untuk berbagi cendol secara serentak di 54 regional Indonesia. Bahkan kaskus membagikan cendol secara online kepada lebih dari 8,5 juta pengguna kaskuser di situs Kaskus.

Acara pembagian cendol secara gratis yang diadakan oleh Kaskus ini pun mendapatkan rekor muri untuk kategori ‘Pembagian Cendol Terbanyak’ karena berhasil mencapai 19,590 gelas cendol di 54 regional Indonesia.

Jadi, sudah tau kan sejarah cendol, jenis cendol, cendol Elizabeth hingga istilah cendol gan mengudara dikalangan netizen? Kalau Anda memiliki informasi penting lainnya terkait cendol, silahkan beri masukan untuk kabarsidia ya. Cendol gan~~~~

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here