Siapa yang tidak kenal dengan nama Taman Puring, gudangnya barang-barang langka mulai dari sepatu, kaset, sampai piringan hitam tempo dulu ada di sini. Taman Puring berdiri sejak tahun 1970, hingga saat ini pun Taman Puring masih menjadi pilihan bagi para pecinta barang antik.

Pasar Taman Puring berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lokasinya agak tersembunyi dari jalan raya, buat kamu yang belum pernah ke Taman Puring pasti tidak ngeh dengan keberadaannya yang agak menjorok ke dalam.

Kawasan Taman Puring sudah tenar sekitar tahun 1960an. Ketika itu Taman Puring masih berupa pangkalan oplet, dimana pedagang pikulan “mangkal” disana untuk mengais rejeki. Baru pada tahun 1983, berdasarkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta pada saat itu, dibuatlah pasar untuk menampung para pedagang bekas di Jakarta Selatan. Selain itu, disebelah pasar tersebut, juga dibangun taman untuk rekreasi publik. Semenjak itulah, kawasan tersebut hingga kini akrab disebut Taman Puring.

Baca juga: Asal Usul Pasar Ular yang Menjadi Surga Belanja

Taman Puring dikenal sebagai pasar yang menjual sepatu reject pabrik-pabrik merk besar yang beroperasi di Jabodetabek. Ada juga produk tiruan atau yang biasa disebut dengan istilah KW yang kebanyakan berasal dari Thailand dan Vietnam. Kenapa Taman Puring menjadi tujuan para pecinta barang antik dan juga para pecinta sepatu? Karena di sini harga jual yang ditawarkan cukup murah dan terjangkau.

Penjual Sepatu di Taman Puring

Di Taman Puring banyak berbagai jenis sepatu mulai dari sepatu sekolah, sepatu kerja, sepatu olahraga, sepatu wanita, sepatu kets, sepatu boots, sampai sepatu hiking ada di sini.

Pasar Taman Puring tidak hanya menyediakan beragam sepatu. Ada juga pakaian, ikat pinggang, aneka tas, sandal, kalung, cincin, jam tangan, gelang, juga peralatan olahraga, dan perlengkapan elektronik. Di bagian lantai dua Taman Puring terdapat kaset CD, bahkan piringan hitam, yang rata-rata karya musisi lama yang di jual sebagai barang antik.

Baca juga: Mengenal nama-nama pasar sesuai hari

Tak heran jika Taman Puring banyak penggemarnya mulai dari warga lokal hingga turis mancanegara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here