Nama Teguh Karya sudah tidak perlu di ragukan lagi eksistensi dan prestasinya di Indonesia. Sosoknya yang di kenal sebagai bapak sutradara ini, menjadikan dirinya sebagai panutan dan bagi para sineas-sineas Indonesia lainnya. Karya-karya yang lahir dari tangannya tak pernah gagal maupun salah. Hal ini terbukti dari keberhasilannya meraih sejumlah Piala Citra secara berkala.

Lahir dengan nama Liem Tjoan Hok, beliau merupakan sosok sutradara ternama Indonesia. Karya pertama yang lahir dari tangannya merupakan film anak pada tahun 1968. Semasa mudanya, Teguh sempat mengenyam bangku pendidikan di sebuah perguruan tinggi bernama Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi) Yogyakarta pada tahun 1954-1955.

Selain sempat berkuliah di Asdrafi, Teguh juga sempat mengenyam pendidikan di Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) pada tahun 1957-1961. Tak puas dengan pendidikannya di dalam negeri, Teguh pun mencoba memperdalam ilmunya pada dunia akting dan art directing. Ia pun menempuh pendidikan di East West Center Honolulu, Hawai (1962-1963).

Setelah menempuh berbagai macam pendidikan pada bidang seni, ia pun mulai pandai dan mencari kerabat dalam bidang yang sama. Teguh mulai bersosialisasi dan bertemu dengan para sutradara handal seperti Usmar Ismail, D. Djajkakusuma, dan Asrul Sani. Nama Teguh Karya semakin diperhitungkan kala dirinya terlibat atas pendirian Badan Pembina Teater Nasional Indonesia tahun 1962.

Sebelum terjun ke dunia seni film dan menjadi sutradara handal, Teguh sudah lebih dulu melakoni dunia seni peran, terutama bidang drama dan pentas seni. Dirinya sempat tampil pada sebuah drama yang di adakan oleh ATNI (Akademi Teater Nasional Indonesia) periode 1957 hingga 1961.

Pria kelahiran Pandeglang, 22 September 1937 ini mendirikan sebuah teater yang diberi nama Teater Populer pada tahun 1968. Teater Populernya ia dirikan di kediaman pribadinya yang bertempat di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bersama dengan Teater Populer, Teguh Karya turut andil dalam kesuksesan dan pembentukan para aktor maupun aktris ternama Indonesia.

Pembangunan Teater Populer yang ia dirikan tersebut tak lepas dari keterlibatannya bekerja di sebuah Hotel di kawasan Jakarta. Saat itu Teguh Karya bekerja sebagai manajer panggung di Hotel Indonesia. Jabatan itu tak serta merta membuat Teguh berhenti sampai disitu saja, para sineas yang ia lahirkan melalui Teater Populer pun ia tampilkan diatas panggung Hotel Indonesia. Beberapa nama seniman layar perak terbaik Indonesia yang lahir dari Teater Populer diantaranya, Slamet Rahardjo, Nano Riantiarno, Christine Hakim, Franky Rorimpandey, Alex Komang, Dewi Yul, Ray Sahetapy, Rina Hasyim, Tuti Indra Malaon, George Kamarullah, Henky Solaiman, Benny Benhardi, hingga Ninik L. Karim.

Mendapat julukan guru, bapak hingga maestro sutradara Indonesia, karya-karya terbaik Teguh Karya pun tak terhitung. Sederet pementasan teater yang berhasil dan sukses mendapat perhatian masyarakat antara lain Jayaparna, Pernikahan Darah (1971), Perempuan Pilihan Dewa (1974).

Sementara itu, sederet film yang membawa namanya meraih Piala Citra tercatat diantaranya Cinta Pertama (1974), Ranjang Pengantin (1975), Ibunda, November 1828 (1978), Di Balik Kelambu (1983), dan Pacar Ketinggalan Kereta (1988). Badai Pasti Berlalu (1977) adalah salah satu film terbaik Indonesia sepanjang masa yang menjadi favorit banyak penonton hingga kini, raihan 6 piala Citra sebagai sutradara terbaik dalam Festival Film Indonesia adalah prestasi yang sulit ditandingi oleh sutradara lainnya. Teguh juga pernah menyumbangkan karya ke statiun televisi pada era 90-an, dengan melahirkan karya Alang-Alang (1994) dan Indonesia Berbisik (1995).

Pada tanggal 11 Desember 2001 di usianya yang menginjak 64 tahun, Sang guru, bapak sutradara Indonesia, Teguh Karya menghembuskan nafas terakhirnya. Teguh mengalami stroke yang menyerang bagian otaknya sejak tahun 1998. Teguh menghembuskan nafas terakhirnya di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat. Teguh Karya, sang bapak, guru, suhu sutradara terbaik Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here