Menikmati sepiring ketoprak bagi warga Jakarta tentu sudah tidak asing di lidah. Namun bagaimana rasanya mencicipi makanan tradisional khas Kota Magetan yang menyerupai ketoprak? Magetan, Jawa Timur juga memiliki makanan tradisional andalan dengan bumbu kacang, yaitu Tepo Tahu.

Tepo Tahu merupakan makanan khas Magetan, Jawa Timur. Sajian ini biasanya bisa disantap mulai sore hari sekitar pukul 16:00 hingga pukul 22:00. Namun, tak jarang penjual Tepo Tahu sudah menjajakan jualannya sejak pagi hari, tepatnya di Pasar Sayur Sukowinangun, Magetan.

Maknan tradisional asal Magetan ini memiliki bentuk dan rupa seperti ketoprak. Dengan bumbu kacang, lontong dan juga tahu membuat Tepo Tahu hampir mirip dengan ketoprak. Namun jangan salah, Tepo Tahu ternyata sangat berbeda dengan ketoprak.

Jika ketoprak menggunakan bumbu kacang yang cukup kental, Tepo Tahu menggunakan air rebusan gula dan kecap manis. Bukan hanya itu saja, Tepo Tahu juga menggunakan tahu yang di goreng kering dan di potong dadu. Sebagai pelengkap, ketoprak biasanya ditambahkan bihun dan juga tauge, makanan tradisional khas Magetan ini menggunakan tauge, kacang tanah goreng dan juga kecambah pendek.

Untuk tekstur dan rasa kuah dari Tepo Tahu ini tergolong unik. Sensasi rasa manis, asam, pedas akan menyerbu lidah penikmat Tepo Tahu secara bersamaan. Rasa unik inilah yang membuat Tepo Tahu berbeda dan menjadi makanan tradisional paling di cari oleh masyarakat sekitar maupun wisatawan.

Selain itu, dalam penggunaan lontong pada Tepo Tahu juga sedikit berbeda. Dimana penggunaan beras yang dibungkus dengan daun pisang ini akan dibentuk limas dan direbus berjam-jam hingga matang.

Selain dapat di temukan di Pasar Sayur Sukowinangun, Tepo Tahu juga bisa ditemukan di Jalan Pahlawan, Panekan, dan juga Desa Baron. Untuk satu porsi Tepo Tahu di bandrol dengan harga mulai dari Rp10,000 saja. Tertarik untuk mencoba makanan tradisional khas Magetan ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here