The Sound of Music adalah sebuah film yang diadaptasi dari teater musikal Broadway. The Sound of Music berhasil memenangkan penghargaan piala Oscar (Academy Award) untuk kategori Best Picture pada tahun 1965. Tak hanya Best Picture, film yang disutradarai oleh Robert Wise itu juga berhasil menang dikategori Best Director, SoundAdapted Score dan Film Editing. The Sound of Music juga dinominasikan untuk album terbaik di ajang Grammy Award. Di ajang Golden Globe, sang bintang utama Julie Andrews berhasil mendapat penghargaan sebagai Aktris Terbaik.

Baca juga: The Avengers – Ternyata ‘Aslinya’ Bukan Film Superhero

Sudah lebih dari 40 tahun film The Sound of Music yang disutradarai Robert Wise ini beredar diberbagai penjuru dunia semenjak dirilis pertama kali pada Maret 1965. Film bergenre musikal ini menjadi tontonan favorit keluarga yang pastinya dapat membuat Anda rindu dengan sajian adegan yang diiringi beberapa musik menjadikan film ini selalu ingin ditonton lagi berulang kali.

Film The Sound of Music merupakan film musikal terfavorit sepanjang masa. Pada 2007 lalu, American Film Institute memasukkan The Sound of Music kedalam 100 film terbaik sepanjang masa. Bahkan, film ini juga bisa disebut sebagai maha karya karena pesan-pesan moral dan nilai kebajikan serta pertukaran edukasi yang terkandung didalamnya.

The Sound of Music bercerita tentang seorang biarawati bernama Maria yang diperankan oleh Julie Andrews. Maria adalah seorang biarawati yang berjiwa bebas, gemar bernyanyi, dan lihai memainkan alat musik. Karena memiliki karakter berjiwa bebas dan lebih suka bermusik di luar biara, Ia acap kali terlambat saat ibadah. Tak pelak, tingkah polah Maria tersebut menjadi pembicaraan di biara. Sebagian biarawati ada yang suka kelakuan Maria, namun ada pula yang tidak.

Hingga pada suatu hari, Mother Abbess yang diperankan oleh Peggy Wood sebagai pimpinan biara menugaskan Maria sementara sebagai pengasuh tujuh putra-putri Kapten Georg von Trapp yang diperankan oleh Christhoper Plummer, yang tinggal di sebuah vila di Aigen, sebuah kawasan pinggiran di Kota Salzburg, Austria.

Kedatangan Maria sebagai pengasuh di tengah-tengah keluarga Kapten von Trapp mengubah semua keadaan yang ada di rumah itu. Maria membawa suasana baru dalam mengasuh anak-anak yang jauh dari tradisi militer. Lambat laun, anak-anak yang semula nakal dan jahil akhirnya menyukai Maria. Melalui ke piawaiannya bermain musik dengan jiwa yang bebas, Ia mendidik anak-anak Kapten von Trapp bermain musik, menyanyi dan menikmati hidup dalam suasana yang bebas pula.

Baca juga: Masih Ingat Mainan Balon Tiup Era 90-an? Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan Anak

Maria juga suka mengajak ketujuh anak-anak kapten yang Ia asuh ke alam bebas untuk sekedar bermain, bernyanyi, dan bersuka ria. Lagu-lagu seperti “The Sound of Music”, “Do-Re-Mi”, “My Favorite Things”, “Edelweiss”, “Sixteen Going on Seventeen”, “The Lonely Goatherd”, “So Long Farewell”, “Climb Ev’ry Mountain”, dan lain-lain menghiasi film ini dan membuatnya menjadi film drama musikal yang sangat ringan dan menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga hingga saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here