Menikah adalah suatu momen yang sangat ditunggu kehadirannya, butuh persiapan khusus untuk menyambut sebuah pernikahan. Semua disiapkan sesempurna mungkin mulai dari baju pengantin, venue pernikahan, cathering, sampai foto pre-wedding yang cukup menguras waktu dan tenaga hanya untuk menentukan akan bagaimana jadinya foto pre-wedding yang diinginkan. Karena bagus atau tidaknya hasil sebuah foto pre-wedding dilihat dari lokasi yang dipilih.

Namun bukan hanya lokasi saja yang paling dipilih baik-baik, percuma saja jika lokasi foto pre-wedding indah dan romantis tetapi Anda dan pasangan tidak memperhatikan beberapa hal penting lainnya seperti waktu untuk pemotretan, pemilihan lokasi indoor atau outdoor, pengaruh cuaca dan sederet hal penting lainnya seperti di bawah ini perlu juga Anda perhatikan agar hasil foto pre-wedding sesuai dengan yang Anda dan pasangan inginkan;

  1. Indoor atau Outdoor Area.

Anda harus lebih dulu menentukan pemilihan tempat pemotretan pre-wedding. Apakah ingin di area indoor atau outdoor? Memilih lokasi di dalam ruangan ataupun di luar ruangan sama pentingnya dengan memilih venue untuk acara pernikahan. Lokasi indoor atau outdoor memiliki kelebihan masing-masing, apabila Anda memilih lokasi indoor akan lebih menguntungkan karena Anda tidak perlu memusingkan pencahayaan matahari dan kekhawatirkan akan turun hujan di tengah pemotretan. Sedangkan kelebihan dari lokasi outdoor adalah Anda bisa menggunakan sinar matahari sebagai pengganti lampu yang tentunya juga akan menghasilkan foto yang luar biasa, bisa mendapatkan latar belakang foto dengan sunset atau sunrise, hasil foto-foto dengan lighting natural bisa membuat foto-foto pre-wedding semakin sempurna ketika dilihat mata. Namun apapun pilihannya, indoor atau outdoor Anda harus mengkonsultasikannya bersama fotografer.

  1. Sesuaikan Lokasi dengan Tema.

Sesuaikan lokasi pemotretan dengan tema yang ingin Anda gunakan pada pernikahan nanti. Tema seperti piknik atau mingle wedding tempat yang cocok untuk pemotretannya di taman kota, Anda bisa sesuaikan tema pernikahan dengan tema lokasi untuk foto pre-wedding.

  1. Pilih Lokasi yang Berkesan.

Jadikanlah foto pre-wedding Anda menjadi se-personal mungkin dengan memilih lokasi foto di tempat-tempat yang memiliki kenangan khusus selama Anda dan pasangan menjalin hubungan percintaan.

  1. Jangan Lupakan Perizinan Tempat.

Pastikan kamu telah mendapatkan izin lokasi untuk pemotretan pre wedding. Beberapa lokasi tertentu memerlukan izin tertulis, lisan, atau mengharuskan kamu membayar sejumlah uang kepada petugas setempat untuk melakukan kegiatan ini. Jangan sampai pemotretan-mu harus tertunda atau gagal karena kurang memperhatikan masalah perizinan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here