Jaman sekarang adalah jamannya internet, dan bagi kaum millenials mengikuti perkembangan zaman dengan intens menggunakan internet dan eksis di media sosial seperti hal yang wajib hukumnya. Padahal, menggunakan media sosial secara berlebihan ternyata berdampak buruk bagi kesehatan mental.

Hal seperti ini pernah di ungkapkan dalam penelitian A Tool to Help or Harm? Online Social Media Use and Adult Mental Health di Indonesia yang dipublikasikan dalam International Journal of Mental Health and Addiction, lebih spesifik menjelaskan tentang penggunaan media sosial populer seperti Whatsapp, Facebook, dan Twitter.

Salah satu peneliti tersebut mengatakan “Mereka yang berlebihan dalam memakai media sosial punya kesehatan mental yang buruk atau punya risiko depresi.” Penelitian tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2016 dengan menggunakan data dari Indonesia Family Survey (IFLS) yang merepresentasikan 83 persen populasi di seluruh Indonesia.

Social Media Harm.

Masih dikutip dari penelitian A Tool to Help or Harm?, mereka yang tinggal di wilayah urban kemungkinan akan mengalami gangguan kesehatan mental lebih tinggi dibanding mereka yang hidup di desa. Itu artinya, anak-anak millenials yang selalu mengikuti perkembangan zaman dengan cara berlebihan main di sosial media akan berdampak buruk. Karena tuntutan masyarakat di kota lebih tinggi, jadinya gaya hidup di kota pun juga lebih tinggi.

Bagi mereka yang menggunakan sosial media dengan tidak baik cenderung akan mudah merasa iri karena merasa tidak lebih baik dari apa yang dipamerkan orang-orang di media sosial dan merasakan adanya kesenjangan sosial dan ekonomi yang otomatis akan mempengaruhi gangguan kesehatan mental akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.

Mental Health Awareness.

Satu hal yang perlu kamu tahu, orang-orang yang memamerkan kehidupannya yang seolah-olah sempurna dan berjalan indah di media sosial sebetulnya itu bukan sebenar-benarnya yang terjadi. Mereka juga memiliki permasalahan dan kehidupan yang jauh dari kata sempurna, tidak selalu seperti apa yang mereka tampilkan di media sosial.

Jadi, berhenti lah kecanduan dengan sosial media. Mengikuti perkembangan zaman boleh saja asal tahu batasnya agar tidak berlebih-lebihan. Karena sesuatu apapun yang berlebihan tidak akan baik. Kamu punya kehidupanmu sendiri di dunia nyata yang layak untuk di nikmati tanpa perlu sering-sering memamerkannya di sosial media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here